Archive for April 2015

Dampak Penanaman Modal Di Negara Republik Indonesia

    •  Dampak Penanaman Modal Di Negara Republik Indonesia



      Investasi adalah suatu` istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi.  Saat ini, pada era globalisasi sebagai aspek persaingan bebas antar bangsa, antar negara danantar individu dalam segala aspek kehidupan, terutama disektor ekonomi. Situasipersaingan pada era globalisasi inipun akan semakin ketat, sehingga hanya merekayang siap mental dan ekonomi yang sanggup memasuki era tersebut dan turut bersaing secara sehat.

      Pengertian umum penanaman modal itu sendiri adalah segala bentuk kegiatan penanaman modal baik asing maupun dalam negeri yang menanamkan modalnya dalam melakukan kegiatan usahanya di Indonesia.

      Maka setiap perusahaan dituntut untuk dapat menilah sumber dayanya secara lebih efektif dan efisien, serta menerapkan berbagai strategi agar mampu bersaing dan mempertahankan eksistansinya dalam dunia bisnis. Dengan terbentuknya UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, memberikan kebebasan investor asing maupun investor luar negeri menanamkan modalnya untuk melakukan kegiatan usahanya di wilayah Indonesia. Sehingga diperbolehkannya pelaku usaha domestik melakukan kerja sama dengan pihak asing dalam mem[ertahankan eksistansonya dalam dunia bisnis  


      Penanaman Modal Asing Penanaman modal adalah bagian dari penyelenggaraan perekonomian nasional dalam upaya untuk meningkatkan akumulasi modal, menyediakan lapangan kerja, menciptakantransfer teknologi, melahirkan tenaga-tenaga ahli baru, memperbaiki kualitas sumber dayamanusia dan menambah pengetahuan serta membuka akses kepada pasar global Pengertian penanaman modal asing meliputi penanaman modal asing secara langsung yang dilakukan menurut atau berdasarkan ketentuan-ketentuan Undang-undang ini dan yang digunakan untuk menjalankan perusahaan di Indonesia, dalam arti bahwa pemilik modal secara langsung menanggung risiko dari penanaman modal tersebut. perusahaan yang dimaksud dalam pasal 1 yang dijalankan untuk seluruhnya atau bagian terbesar di Indonesia sebagai kesatuan perusahaan tersendiri harus berbentuk Badan Hukum menurut Hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia Penanaman modal asing dapat memberikan keuntungan cukup besar terhadaperekonomian nasional, misalnya menciptakan lowongan pekerjaan bagi penduduk tuanrumah sehinga dapat meningkatkan penghasilan dan standar hidup, menciptakankesempatan bekerjasama dengan perusahaan lokal sehingga mereka dapat berbagimanfaat, meningkatkan ekspor sehingga meningkatkan cadangan devisa negara danmenghasilkan alih teknologi. Keikutsertaan investor asingsebagai akibat globalisasi (era tanpa batas) dalam persaingan bisnis akanmembawa dampak yang positif maupun negatif bagi negara penerima modal. Manfaat kegiatan Penanaman Modal Asing adalah :

       1. Masuknya modal baru untuk pembangunan

       2. Menambah devisa negara 

       3.Berdirinya perusahaanperusahaan baru sehingga adanya pemasukanbagi negara berupa pajak penghasilan

       4. Penyerapan tenaga kerja 

       5. Berpengalaman di bidang teknologi

       6. Manajemen yang baik 

       7. Berpengalaman dalam perdagangan internasional (ekspor-impor)

       8. Menciptakan permintaan produk dalam negeri sebagai bahan baku,

       9. Permintaan terhadap Fluktuasi bunga bank dan valas

      Dan menurut pendapat saya sepertinya dampak Penanaman modal dapat Memberikan perlindungan politik dan 
      keamanan wilayah CONTOH PERUSAHAAN PMA1. Sorikmas Mining (SMM) adalah sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing(PMA) yang bergerak di bidang usaha pertambangan emas dan mineral pengikut lainnya. Kertas Kraft Aceh atau yang biasanya disingkat dengan PT. KKA adalah sebuah perusahaan penghasil kertas kantong semen. Berdasarkan surat persetujuan Presiden Republik Indonesia No. I/PMA/1983tanggal 12 april 1983. Kertas Kraft Aceh ditetapkan sebagai Perusahaan Penanaman Modal Asing.





      Daftar Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.
    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

APBN

    • Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara

      Anggaran negara pada suatu tahun secara sederhana bisa dibaratkan dengan anggaran perusahaan yang memiliki dua sisi, yaitu sisi penerimaan dan sisi pengeluaran. Sisi penerimaan anggaran perusahaan banyak ditentukan oleh hasil penerimaan dari penjualan produk, yang dipengaruhi oleh daya beli masyarakat sebagai cerminan pertumbuhan ekonomi. Adapun sisi pengeluaran anggaran perusahaan dipengaruhi antara lain oleh perubahan harga bahan baku, tarif listrik dan bahan bakar minyak (BBM), perubahan ketentuan upah, yang secara umum mengikuti perubahan tingkat harga secara umum. Ketidakpastian yang dihadapi perusahaan dalam menyusun anggaran juga dihadapi oleh para perencana anggaran negara yang bertanggungjawab dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN). Setidaknya terdapat enam sumber ketidakpastian yang berpengaruh besar dalam penentuan volume APBN yakni harga minyak bumi di pasar internasional, kuota produksi minyak mentah yang ditentukan OPEC, pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga; dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika (USD). Penetapan angka-angka keenam unsur diatas memegang peranan yang sangat penting dalam penyusunan APBN. Hasil penetapannya disebut sebagai asum-asumsi dasar penyusunan RAPBN.

      Penganggaran disektor pemerintahan merupakan suatu proses yang kompleks dan panjang serta tidak dapat dilepaskan dari sector politis. Kompleksitas disebabkan karena belum adanya kesempatan yang dapat diterima semua pihak tentang bagaimana pengalokasian sumber dana pemerintah secara tertib. Ketidaksepakatan tersebut antara lain disebabkan masalah politis, adanya nilai-nilai kepemimpinan yang berbeda diantara pengambil keputusan, serta adanya perdebatan tentang bagaimana suatu system penganggaran dapat memuaskan semua pihak yang terkait maka alokasi anggaran sekarang didasarkan kepada target kinerja.


              Proses pembuatan/penyusunan memakan waktu dan biaya yang lama karena harus menunggu usulandepartemen yang kemudian ke atasnya secara hierarki sehigga biaya yang dibutuhkan jugasemakin mahal dan menetukan anggaran juga lebih rumit  Kemungkanan usulan anggaran yangdiajukan departemen bawah lebih besar / terlampau tinggi


      Penyusunan anggaran senantiasa dihadapkan pada ketidakpastian pada kedua sisi. Misalnya, sisi penerimaan anggaran rumah tangga akan sangat tergantung pada ada atau tidaknya perubahan gaji/upah bagi rumah tangga yang memilikinya. Demikian pula sisi pengeluaran anggaran rumah tangga, banyak dipengaruhi perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi. Sisi penerimaan anggaran perusahaan banyak ditentukan oleh hasil penerimaan dari penjualan produk, yang dipengaruhi oleh daya beli masyarakat sebagai cerminan pertumbuhan ekonomi. Adapun sisi pengeluaran anggaran perusahaan dipengaruhi antara lain oleh perubahan harga bahan baku, tarif listrik dan bahan bakar minyak (BBM),

      menurut pendapat saya sebagai saran saya ingin menegaskan kembali bahwa APBN bukanlah tujuan itu sendiri, tetapi instrument untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan. Kita ikut bertanggung jawab untuk menggunakan instrument anggaran dengan sebaik-baiknya.


      Daftar Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.
        
    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

MASALAH TENTANG PEREKONOMIAN INDONESIA

    • MASALAH  PEREKONOMIAN INDONESIA

      Semakin pesatnya pertumbuhan ekonomi saat ini, yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan atau prakarsa yang dampaknya berkelanjutan malampaui batas-batas kebangsaan.


      batas-batas wilayah maupun batas-batas kenegaraan membawa dampak yang sangat signifikan bagi dunia usaha dan bisnis. Perkembangan dunia usaha maupun bisnis saat ini tidak terlepas dari produk, layanan maupun jasa yang dihasilkan, ditawarkan dan diberikan oleh setiap produsen,  perusahaan maupun para pelaku usaha terutama di Indonesia. Pelaku usaha dan bisnis di Indonesia dalam hal ini perusahaan, baik swasta maupun pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah banyak memberikan kontribusi yang baik dalam perkembangan perekonomian nasional dan kesejahteraan sosial, untuk itu iklim usaha yang aman, nyaman, terbuka, serta kondusif sudah sewajarnya, dan seharusnya diberikan, disediakan oleh pemerintah Indonesia,  baik melalui kebijakan, peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan, agar kepastian hukum dalam penerapan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, dapat menghasilkan tata kelola perusahaan yang baik pula.


      Indonesia merupakan negara nomor 4 dengan jumlah penduduk terbanyak setelah Republik Rakyat Cina, India, Amerika Serikat dengan 237.641.326 pada tahun 2010. Penyebaran penduduk tidak merata (dua per tiga tinggal di P. Jawa), sebagian  besar hidup di pedesaan (pertanian), bermata pencairan sebagai petani kecil dan  burah tani dengan upah sangat rendah.

      Mutu Sumber Daya Manusia yang rendah SDM rendah : ± 80% angkatan kerja  berpendidikan SD. Produktivitas rendah karena dengan taraf hidup yang rendah, dengan konsumsi rata-rata penduduk Indonesia yang juga masih rendah dibanding negara tetangga. 

      Indonesia yang berpenduduk lebih dari 210 juta orang membutuhkan berbagai  barang, jasa dan fasilitas hidup dalam ukuran serba besar (pangan, sandang,  perumahan dan lain-lain), namun dilain pihak kemampuan kita untuk berproduksi (produktivitasnya) rendah. Hal ini akan menciptakan kondisi munculnya rawan kemiskinan.

      Menurut pendapat saya solusi yang dapat diberikan yaitu pemerintah harus dapat merencanakan arahan yang jelas terkait sektor agroindustri Indonesia dan dapat merangkul  stakeholders

      terkait pengembangan agroindustri agar mendapatkan keselarasan antara tren yang berlaku, kebijakan yang ditetapkan, dan keinginan para investor serta pengusaha yang akan terjun di sektor agroindustri.


      Kemudian dengan mengizinkan atau mengesahkan aturan yang mengizinkan orang asing memiliki properti di Indonesia. Karena kenyataan saat ini, orang asing memperoleh properti di Indonesia melalui penyelundupan hukum, jadi pada  prinsipnya yang diuntungkan hanya para
      Calo properti. Apabila kepemilikan  properti asing dibuka/diizinkan, tidak hanya menambah pendapatan negara melalui  penerimaan pajak, akan tetapi dapat menambah lapangan pekerjaan, maupun  berjalannya pengawasan terhadap orang asing di Indonesia, dengan ketentuan bahwa  pemilikan tersebut didasarkan oleh asas pemisahan horizontal, yaitu pemilikan tersebut hanya dibatasi pada bangunannya dan tidak serta merta mencakup tanah dibawahnya, dengan jangka waktu dan harga tertentu.Adanya strategi perkembangan dan pembangunan ekonomi melalui inovasi, dengan  persyaratan yaitu harus tersedia cukup calon-calon pelaku inovasi (entreprenur) di masyarakat. Harus ada lingkungan sosial, politik dan teknologi yang bisa menjadi  tempat subur bagi semangat inovasi. Harus ada cadangan atau supplai ide-ide baru secara cukup. Harus ada sistem prekreditan yang bisa menyediakann dana bagi para entrepreuner.

      Daftar Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari. 


    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

Mahasiswa Gunadarma

Mahasiswa Gunadarma
Universitas Gunadarma

Labels

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

- Copyright © 2013 Ajeng Setia Ningrum Hasibuan - Oreshura - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -