- Back to Home »
- TEKNIK ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Posted by : Unknown
Kamis, 28 Januari 2016
Perlunya Analisis
Perbandingan
Analisa
dengan membandingan laporan keuangan, merupakan salah satu teknik analisa
laporan keuangan dari sekian teknik analisa laporan keuangan yang dipakai oleh
para pemakai yang berkepentingan terhadap laporan keuangan perusahaan. Analisa
dengan menggunakan metode ini akan dapat diketahui perubahan-perubahan yang
terjadi, serta perubahan mana yang memerlukan penelitian lebih lanjut. Apabila
laporan keuangan dianalisa dengan mengadakan perbandingan dari laporan-laporan
selama beberapa periode, maka analisa yang demikian dinamakan analisa
horizontal atau analisa dinamis.
Dari analisa perbandingan laporan keuangan, dapat
diketahui pertambahan atau pengurangan baik dalam angka-angka absolut maupun
presentase, terutama untuk perubahan-perubahan yang mencolok dan material.
Menganalisis Laporan
Keuangan
Analisis
Laporan Keuangan adalah kegiatan menghubung-hubungkan antar pos-pos akun dalam
suatu laporan keuangan dan atau pos-pos akun antar laporan keuangan untuk
mendapatkan informasi keuangan.
Analisa
laporan keuangan dilakukan untuk mencapai tujuan:
> Untuk
mengetahui perubahan posisi keuangan perusahaan pada satu periode tertentu.
> Untuk
mengetahui kelemahan dan kekuatan apa saja yang dimiliki oleh perusahaan.
> Untuk
melakukan penilaian atau evaluasi kinerja manajemen kedepan, apakah perlu
penyegaran atau tidak.
Cara Untuk Menganalisis
Laporan Keuangan
Metode
dan teknik analisa digunakan untuk menetukan dan mengukur antar pos-pos yang
ada dalam laporan keuangan sehingga dapat diketahui perubahan-perubahan dari
masing-masing pos tersebut bila dibandingkan dengan laporan dari beberapa
periode untuk satu perusahaan tertentu.
Metode
analisa laporan keuangan artinya bagaimana cara menganalisa laporan keuangan
dilakukan. Ada dua metode yang sering digunakan dalam analisa laporan keuangan:
Metode Horizontal
Artinya laporan keuangan suatu
periode atau saat tertentu dibandingkan dengan periode yang lainnya sehingga
dapat diketahui kemajuan atau kemundurannya (perkembangan),
sehingga metode ini sering disebut dengan metode dinamis.
Metode Vertikal
Artinya pos-pos laporan keuangan
yang satu dibandingkan dengan pos laporan keuangan yang lain masih dalam
periode atau saat yang sama. Karena analisa ini masih dalam periode atau saat
yang sama maka disebut dengan metode statis.
Teknik Analisis Rasio
Merupakan
metode dan teknik analisa laporan keuangan dengan cara membandingkan pos-pos
laporan keuangan, antara pos yang satu dengan pos yang lain yang terdapat dalam
laporan keuangan neraca maupun perhitungan hasil usaha.
Rasio
digunakan untuk perbandingan serta mengetahui kondisi dan prestasi keuangan
suatu perusahaan dalam periode tertentu, memudahkan pembacaan data keuangan
beberapa periode.
Macam –
macam rasio:
Rasio ini menggambarkan kemampuan
perusahaan untuk mensiagakan kas atau asset lain yang dapat segera diubah
menjadi kas dalam rangka memenuhi beragam liabilitas jangka pendek yang harus
dipenuhi perusahaan.
Rasio yang dapat digunakan:
Rasio Lancar (Current
Ratio)
Rasio ini menunjukkan apakah perusahaan memiliki aset
yang cukup untuk melunasi utang yang jatuh tempo
Aset
Lancar
Utang Lancar
Rasio Kas (Cash
Ratio)
Rasio kas
bermanfaat untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam membayar utang yang
harus dipenuhi dengan kas dan efek yang dimiliki perusahaan.
Kas + Efek
Utang Lancar
Rasio Cepat (Quick
Ratio)
Disebut juga Acid Test Ratio yaitu
Rasio Lancar yang memperhitungkan persediaan sebagai pengurang.
Aset Lancar - Persediaan
Utang Lancar
Rasio
Profitabilitas
Rasio ini menggambarkan kemampuan
perusahaan memperoleh imbalan (return) dari penggunaan dana yang berasal dari
para pemegang hak atas perusahaan.
Rasio yang dapat digunakan:
Rasio
imbalan atas asset (return on assets)
Mengukur kemampuan perusahaan
menghasilkan laba dengan menggunakan total aset (kekayaan) yang dipunyai
perusahaan setelah disesuaikan dengan biaya‑biaya untuk mendanai aset tersebut.
Laba bersih
ROA
= ------------------------------
Total Aset rata‑rata
Rasio
imbalan atas ekuitas pemegang saham biasa (return on equity)
Kemampuan perusahaan menghasilkan
imbalan dari pendanaan yang berasal dari pemegang saham biasa.
Laba
bersih ‑ Dividen Saham Preferen
ROE
= --------------------------------------------
Rata‑rata
Saham Biasa
Laba
per lembar saham
Kemampuan perusahaan menghasilkan
laba per lembar saham. Data keuangannya diperoleh dari lapora laba/rugi dan
laporan perubahan ekuitas.
(laba bersih – dividen saham preferen)
Rata
– rata tertimbang jumlah lembar saham
biasa yang beredar
Rasio
Solvabilitas
Rasio ini menggambarkan kemampuan
perusahaan melunasi semua utang – utangnya pada saat jatuh tempo.
Rasio yang dapat digunakan:
Rasio
utang per ekuitas (debt to equity)
Kemampuan perusahaan melunasi utang
– utangnya menggunakan pendanaan yang berasal dari ekuitas.
Total
Liabilitas
Total
Ekuitas