- Back to Home »
- Letak Ekonomis dan Pembangunan Perekonomian Indonesia
Posted by : Unknown
Senin, 23 Maret 2015
Letak Ekonomis dan Pembangunan Perekonomian Indonesia
Letak ekonomis Negara Indonesia sangatlah potensial. Dimana letak ekonomis merupakan letak suatu negara yang ditelusuri dari jalur dan kehidupan akan perkembangan ekonomi negara tersebut. Dibandingkan dengan negara lainnya. Hal ini dikarenakan letak Indonesia berada tepat diantara Benua Asia dan Benua Australia serta beberapa tempat disekitar wilayah Indonesia yang menjadi pusat lalu lintas perdagangan. Seperti halnya Negara tetangga yang berlomba-lomba untuk mendapatkan hasil pertanian maupun hasil pertambangan yang dihasilkan Indonesia.
Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang mempunyai bermacam-macam bentuk muka bumi, di daratan ataupun di dasar laut. Kondisi ini ternyata memiliki hubungan yang sangat erat dengan aktivitas manusia didalamnya. Aktivitas masyarakat disuatu daerah itu dipengaruhi oleh kondisi geografis fisiknya, yang mencakup kondisi iklim, topografi, kondisi perairan serta kualitas tanahnya. Hakikatnya oleh manusia pemanfaatan fisik ini tergantung pada kualitas mutu manusianya dan pada kondisi fisik itu sendiri.
Pemahaman serta penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan sangatlah berpengaruh pada kegiatan manusia untuk menngelola dan memanfaatkan semaksimal mungkin kondisi lingkungan fisiknya untuk menyejahterakan hidupnya kelak. Dimana interaksi antar manusia mengelompokkan banyak aspek, manusia yang dapat mempengaruhi pertumbuhan suatu organisasi dan dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya aktivitas bisnis yang ada di Indonesia. Pengelompokkan tersebut berdasarkan etnik, agama, budaya, politik, gender, pekerjaan, dan regional. Sebagai contoh etnik, yang dimana banyak di Indonesia seperti Batak, Sunda, Ambon dan sebagainya. Yang otomatis tiap entik mempunyai tradisi dan kebiasaan yang dapat membedakan satu sama lain. Hal ini sangatlah berpengaruh pada aktifitas bisnis dan perkembangan perekonomian Indonesia, sebab hal ini bisa menjadi kekuatan yang dimiliki dalam persaingan suatu perekonomian.
Selain itu dimana angkatan kerja, penduduk yang bekerja serta angka pengangguran sesungguhnya ialah modal awal bagi bergeraknya roda pembangunan ekonomi suatu negara. Yang mana pertumbuhan tenaga kerja saat ini yang disayangkan dan kurang mengimbangi dengan peningkatan jumlah lapangan kerja sehingga mengakibatkan kesempatan seseorang untuk berkerja cenderung menurun. Jadi jumlah penduduk yang saat ini bekerja tidaklah selalu menggambarkan jumlah lapangan pekerjaan yang ada, disebabkan terjadinya ketidakcocokan di lapangan. Pertumbuhan ekonomi harus didukung dengan jumlah tenaga kerja saat ini. Dengan begitu, kita dapat meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan agar mampu menopang banyaknya tenaga kerja yang kian bertambah tiap tahunnya. Sehingga daya produksi akan meningkat drastis sebagaimana berdampak berkembangnya bisnis kedepan.
Perlunya pemahaman tentang strategi pembangunan ekonomi suatu negara merupakan hal yang penting serta perlu diperhatikan dalam mempelajari perekonomian suatu negara. Strategi pembangunan ekonomi yang pertama adalah strategi pertumbuhan. Strategi pertumbuhan itu lebih berpusat akan bagaimana upaya pembentukan modal dan menanamkannya secara merata, menyebar dan memusat sehingga berakibat akan bertumbuhnya perekonomian. Bila terjadi ketimpangan dimana hal tersebut merupakan bagian terjadinya pertumbuhan ekonomi. Kritik paling tajam pada strategi pertumbuhan ekonomi ini ialah kenyataan yang terjadi adalah ketimpangan yang semakin mencekik. Yang kedua strategi pembangunan dan pemerataan. Dasar dari strategi ini menitikberatkan peningkatan pembangunan engineering, misalnya melalui penyusunan perencanaan induk program. Yang ketiga Strategi ketergantungan, Yang keempat strategi berwawasan ruang dan yang terakhir strategi pendekatan kebutuhan pokok.
Untuk mencapai hasil yang diharapkan dari perencanaan strategi pembangunan tentunya ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, diantaranya Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), Tenaga Ahli dan Teknologi (IPTEK).
Strategi pembangunan ekonomi Indonesia, yaitu :
1. Membangun pusat-pusat perekonomian guna mengembangkan pembangunan ekonomi Indonesia di setiap Pulau, baik komoditas maupun sektor dengan mengidentifikasi terlebih dahulu di ibukota provinsi, menentukan apa aja kebutuhan untuk menghubungkan antara pusat ekonomi tersebut. Dan juga menentukan lokasi fokus guna menunjang fasilitas.
2. Menjalin hubungan baik secara lokal maupun internasional. Ini dapat menciptakan sinergi antara pusat-pusat pertumbuhan, meminimalisir biaya transaksi dan menyadari perlunya jalur ke sejumlah layanan. Seperti misalnya di ibukota pulau Jawa dan Sumatera. Pembangunan infrastruktur yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.
3. Mempercepat kapabilitas IPTEK dengan meningkatkan kualitas sektor pendidikan.
Daftar
Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar
Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.