ATASI MATA MINUS DENGAN BUAH TEKOKAK

    • ATASI MATA MINUS DENGAN BUAH TEKOKAK


      Tentunya bersyukur apabila kita diberikan penglihatan yang normal. Seperti yang saya alami pribadi, saya memiliki mata yang minusnya sudah sejak saya duduk dibangku sekolah dasar. Sangatlah mengganggu menggunakan kacamata, dan penggunaan kacamata terlalu lama juga menimbulkan bekas di area sekitar mata. Untuk itu saya mencoba membagikan artikel ini untuk teman-teman yang mengalami mata minus seperti saya.

      Sebagian dari anda (para pembaca) mungkin sudah tahu atau pernah melihat buah yang satu ini, Namanya buah tekokak. Bagi anda yang menyukai makanan lalapan mungkin pernah menyantap buah tersebut karena biasanya disebagian daerah, buah tekokak sering disajikan dalam porsi makanan lalapan.


      Nama latin dari buah tekokak adalah Solanum torvum. Sebagian Negara luar menyebutnya dengan nama turkey berry atau juga disebut mini-eggplant. Buah ini berbentuk bulat kecil kecil yang mirip dengan leunca. Buah ini berwarna hijau ketika masih muda dan kuning ketika sudah mulai masak atau tua.

      Di Indonesia sendiri buah ini disebut dengan terong pipit atau rimbang. Sebagian orang jawa menamainya cepokak. Buah tekokak masuk dalam kategori terong terongan sehingga pohonya bisa dijadikan untuk menyambung pohon terong. Adapun manfaat pohon terong yang disambung dengan pohon tekokak adalah bisa tumbuh besar dan berbuah banyak selama beberapa tahun.

      Kita Kembali lagi ke pokok pokok pembahasan mengenai buah tekokak. sebagian besar dari anda mungkin belum tahu jika ternyata pohon tekokak memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Salah satu kegunaanya adalah buah ini dapat berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit minus tanpa harus berobat kedokter.

      Nah bagi anda khususnya para penderita mata minus ada baiknya untuk mengobatinya dengan menggunakan buah ini. tak perlu ragu tentang kebenaranya, karena buah tekokak sendiri sudah beberapa kali dilakukan pengujian di laboratorium. Dan yang pasti hasil dari pengujian tersebut ternyata cukup memuaskan yaitu buah tekokak memiliki kandungan vitamin A seperti halnya buah wortel sehingga sangat berkhasiat untuk kesehatan mata.

      Setelah membaca uraian diatas, khusus bagi anda yang kebetulan belum tahu ataupun belum pernah melihat serta belum pernah memakanya, pasti akan bertanya lebih banyak lagi tentang keberadaan buah tersebut.oleh sebab itu, Untuk menjawab rasa penasaran anda terhadap buah tekokak, dibawah ini akan kami jelaskan lebih lanjut tentang buah tekokak serta beberapa manfaat tekokak untuk kesehatan tubuh.

      Dimana saya bisa menemukan buah tekokak
      Buah tekokak biasanya tumbuh dengan sendirinya di pekarangan rumah, di kebun serta di sawah sawah. Artinya pohon ini tidak pernah ditanam secara masal oleh para petani karena memang buahnya tidak memiliki daya jual yang tinggi. Meskipun begitu ada juga beberapa orang yang sengaja menanam buah ini sekedar untuk lalapan ataupun bahan obat herbal.

      Bagaimana cara penggunaan buah ini untuk pengobatan mata minus?
      Anda bisa memakan buah tekokak 5- 10 biji setiap hari secara teratur dalam jangka waktu beberapa bulan hingga sampai minus pada mata anda benar benar berkurang. Jika ingin cara yang lebih signifikan anda bisa membuat buah tekokak menjadi jus dan kemudian meminumnya dalam jumlah yang lebih banyak setiap satu atau dua Minggu sekali. Asalkan dibarengi dengan mengurangi melihat kaca yang beradiasi seperti TV, Handphone, ataupun laptop minus mata anda akan segera berkurang.

      Seperti apa Rasanya Buah tekokak ?
      Tidak ada jamu yang manis atau tidak ada obat yang enak begitu dalam peribahasa, seperti halnya jamu dan obat, Buah tekokak memiliki rasa yang tidak enak dimulut serta pahit. Tapi jangan anda lihat pahitnya, yang terpenting adalah kesembuhan penyakit anda. Jika sudah tidak ada obat yang manis untuk kesembuhan penyakit mata minus anda, kenapa yang pahit juga nggak dicoba.
      Selain memiliki kandungan Vitamin A yang berguna untuk sembuhkan mata minus. pohon serta buah tekokak ternyata juga kaya dengan kandungan kimia. Diantaranya, Pada buah mentahnya mengandung klorogenin, sisalogenone, solasonin dan torvogenin. pada buah keringnya mengandung 0.1 % solasonin, daunya mengandung neo-cholorogenin, serta panicolugenin yang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit sakit kepala, dan jantung berdebar. Pada akarnya mengandung jurubine. Banyaknya kandungan kimia tersebut membuat tekokak mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan seperti dapat melancarkan sirkulasi darah sehingga bagi para perempuan yang sedang mengalami haid tidak teratur bisa juga mengobatinya dengan buah tekokak. Khasiat lainya yaitu dapat mengobati sakit pinggang dan nyeri di dada serta dapat juga digunakan sebagai anti-oksidan dan anti-radang.








    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

KECANDUAN INTERNET PADA ANAK USIA DINI DI NEGARA ASEAN

    • KECANDUAN INTERNET PADA ANAK USIA DINI DI NEGARA ASEAN

      Seperti yang bisa kita amati pada lingkungan sekitar, saat ini banyak anak-anak disekitar kita lebih memilih berlama-lama mencari hiburan menggunakan internet atau biasa dikenal warung internet (warnet) dimana seharusnya anak-anak lebih banyak bermain yang memberikan mereka bagaimana cara bersosialisasi dengan teman bahkan dengan masyarakat.

      SuperAwesome, digital marketing platform untuk anak-anak, merilis laporan berisi hasil penelitian perilaku media digital anak-anak usia 6-14 tahun di Asia Tenggara yang memberikan gambaran komprehensif mengenai perilaku konsumsi media digital oleh anak-anak di kawasan ASEAN mencakup Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam.

      SuperAwesome melaporkan anak-anak di kawasan ASEAN mulai mengesampingkan televisi sebagai pilihan untuk mendapatkan hiburan digital. Saat ditanya, 66 persen anak-anak di kawasan ASEAN lebih memilih internet dibandingkan televisi, untuk mendapatkan hiburan.
      Di kalangan tersebut, telepon genggam menjadi perangkat inti untuk mengkonsumsi media. Dengan cepat, penggunaan smartphone melampaui TV. Di waktu luangnya, 70 persen anak-anak usia 6-14 tahun mengakses aplikasi game mobile. Angka ini hanya 10 persen lebih sedikit daripada akses televisi. Bahkan, lebih dari seperempat anak-anak yang menonton TV juga menggunakan smartphone pada saat bersamaan.

      "Pasar usia 13 tahun ke bawah adalah salah satu market paling berpengaruh di dunia. Sayangnya, belum banyak informasi akurat mengenai perilaku digital mereka. Data yang menjadi kebutuhan banyak agensi dan brand besar, kini telah bisa didapatkan di sini," kata CEO SuperAwesome, Dylan Collins, dalam siaran persnya, Selasa.

      Sebelumnya, pengamatan perilaku digital media di kawasan Asia Tenggara lebih berfokus pada usia remaja atau dewasa. Sementara, pasar usia 13 tahun ke bawah kurang mendapatkan perhatian. Padahal, menurut Collins kelompok tersebut memiliki pengaruh besar pada tren konsumen dan keputusan akhir untuk membeli barang, terlebih bagi mereka yang berkeluarga.


      Tentu disini banyak pro dan kontra yang terjadi. Semua balik ke pengawasan orang tua untuk lebih bisa membatasi penggunaan internet dan lebih diberikan pengetahuam dan cara menggunakan internet dengan tepat.






      Sumber: Antara
    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

INSOMNIA

    • INSOMNIA

      Tentunya Anda yang pernah bukan atau sedang alami gangguan susah tidur atau yang kita kenal dengan Insomnia, pastinya kita seringkali ingin mengetahui apa sih yang sebenarnya penyebab insomnia itu sendiri. Tak jarang insomnia amat mengganggu waktu istirahat malam kita, karena berkurangnya kualitas tidur mengakibatkan kualitas, kinerja kreatifitas serta aktivitas kita sehari-hari ikut menurun.  Masalah insomnia harus kita atasi sedini mungkin dikarenakan insomnia dalam jangka panjang akan berdampak buruk bagi kesehatan, faktor resiko paling tinggi ialah penyakit jantung. Tanggulangilah secara cepat masalah gangguan tidur ini, terlebih jika anda masih tergolong di usia muda, jangan sampai kebiasaan ini terbawa hingga dewasa.

      Ciri-ciri penyakit insomnia perlu kita ketahui agar apabila terjadi keluhan yang berkaitan dengan ciri ciri penderita insomnia akan segera mendapatkan penanganan yang benar. Penyakit insomnia adalah sebuah kelainan yang terjadi pada orang yang mengalami susah untuk terlelap tidur. Secara umum, ciri ciri insomnia dapat ditemukan pada orang yang berusia lanjut, namun demikian pada orang muda sekalipun tidak menutup kemungkinan untuk terserang penyakit ini.

      FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB INSOMNIA.
      Penderita insomnia akan mengalami kesulitan untuk tidur, dan kondisi fisik yang semakin lemah, tingkat stress tinggi, hal tersebut berkaitan dengan kurangnya istirahat sehingga organ tubuh berfungsi tidak semestinya. Penyakit insomnia dapat mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, hal ini sangat berbahaya karena memungkinkan berbagai penyakit menyerang anda. Dibawah ini merupakan apa saja penyebab insomnia:


      • Stress yang berlebih
      Stress yang berlebih sebenarnya tidak baik dan dapat berdampak buruk pula pada kualitas tidur seseorang. Stress ini dapat menyangkut hubungan dengan diri sendiri, hubungan sosial dan juga hubungan kerja. Masalah-masalah yang ada tersebut seharusnya dijalani dengan santai dan juga tenang, apabila anda merasa selalu gelisah dan terlampau memikirkannya maka stres berat pun siap untuk menghampiri anda.

      • Pola hidup yang berubah drastis
      Pola hidup ini maksudnya kebiasaan Anda dalam menjalankan aktivitas kehidupan, seperti sering mengonsumsi makanan cepat saji, malas berolahraga, kebiasaan merokok, alkohol, makanan dan minuman yang banyak mengandung kafein. Semua ini akan menyebabkan masalah yang dapat mengganggu kualitas tidur apabila tidak diperbaiki dengan menyeimbangkan aspek-aspek tersebut. 

      • Suasana tidur yang tidak tenang
      Terkadang tubuh telah lelah, kondisi pun telah mengantuk namun entah kenapa mata susah untuk dipejamkan. Ini biasanya disebabkan faktor suasana tidur yang membuat kita susah untuk mulai memejamkan mata, bisa karena tempat tidur yang tidak nyaman, keadaan sekitar yang gaduh atau memang pikiran kita terbawa tentang hal-hal yang membuat kita tidak tenang sehingga tidak dapat memulai tidur dengan baik.

      Tentunya banyak upaya yang dapat kita lakukan untuk meminimalisir akibat yang ditumbulkan apabila kita Insomnia dalam waktu yang panjang. Berikut ini apa saja yang bisa kita lakukan untuk  menghilangkan insomnia:
      1. Sebelum jam tidur, tenangkan pikiran dan jiwa dengan suasana nyaman dan hening, Anda harus rileks.
      2. Mengurangi konsumsi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat anda tetap terjaga seperti teh,kopi,alkohol dan rokok.
      3. Jaga kebersihan kamar dan tempat tidur. Kebersihan juga sangat berpengaruh pada insomnia, jadi sebaiknya bersihkan kamar dan tempat tidur secara teratur.
      4. Kontrol cahaya diruangan tidur. Cahaya yang terlalu terang dipercaya bisa membuat mata tetap terjaga. Sebaiknya, dengan menggunakan lampu tidur dengan tingkat cahaya yang lebih redup, akan memacu anda untuk segera tidur. 
      5. Dengarkan musik tenang. Relaksasi ini akan membuat tubuh anda lebih tenang dan rileks. Anda bisa menyetel alunan musik senyaman mungkin. Anda bisa mencoba mendengar musik instrumen.
      6. Mengkonsumsi makanan yang memiliki tingkat kandungan karbohidrat yang lebih tinggi atau segelas susu hangat. Tentu, pilihan ini akan menambah berat badan anda.
      7. Makan kacang. Dalam kacang, terdapat zat triptofan. Jika zat ini mengalir dalam aliran darah ditubuh, akan menghasilkan hormon melatonin yang bisa membuat merasa kantuk.
      8. Berdoa sebelum tidur. Selain ucapan syukur kepada Tuhan, kita akan merasa lebih tenang.
    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

MAMPUKAH KOPERASI MENJADI SOKO GURU PEREKONOMIAN RAKYAT?

    • Seperti yang kita ketahui bahwa koperasi keberadaan dan eksistensinya dijamin oleh undang-undang. Untuk itu kita sebagai bangsa Indonesia harus ikut serta dalam membangun perekonomian Indonesia yang berasaskan kekeluargaan yaitu dalam wadah koperasi. Walaupun koperasi merupakan soko guru perekonomian namun dalam prakteknya keadaan koperasi tidak lebih maju dibandingkan dengan bentuk badan usaha lainnya. Karena pada umumnya masyarakat kurang memahami tentang kegiatan usaha koperasi. Tak banyak yang memahami maka banyak yang memilih bentuk perusahaan perseorangan atau perseroan. Padahal perusahaan perseorangan atau perseroan. Padahal bentuk usaha ini memerlukan modal yang tidak sedikit dibandingkan dengan modal berkoperasi yang dimiliki dan dimodali bersama. Untuk itu, maka disini akan dibahas tentang hal-hal yang perlu dipahami oleh masyarakat berkaitan dengan perkoperasian, seperti, hal-hal yang harus disadari tentang peran dan dan fungsi koperasi di Indonesia. Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa fungsi dan peran koperasi sebagai berikut:
      1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
      2. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. 


      Dengan demikian maka koperasi betul-betul menguasai sumber kesejahteraan/rejeki dari sistem ekonomi itu dan dapat mendistribusikannya secara adil dan merata kepada seluruh anggotanya tanpa kecuali, tetapi sangat dipersyaratkan bahwa  sistem pengeloaannya haruslah benar dan tertib tanpa kecurangan. Koperasi sesuai dengan watak sosialnya adalah wadah ekonomi yang paling ampuh untuk menanggulangi kemiskinan dan keterbelakangan dalam upaya untuk menciptakan pembangunan yang berkeadilan. Selain itu, koperasi juga merupakan organisasi ekonomi yang paling banyak melibatkan peran serta rakyat. Oleh karena itu, koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat perlu lebih banyak diikutsertakan dalam upaya pembangunan, untuk mewujudkan pembangunan yang lebih merata, tumbuh dari bawah, berakar di masyarakat dan mendapat dukungan luas dari rakyat.



      MAMPUKAH KOPERASI MENJADI SOKO GURU PEREKONOMIAN RAKYAT?



      Koperasi memiliki peran soko guru perekonomian bisa kita jabarkan bahwa koperasi sebagai pokok dalam perekonomian. Oleh karena itu, koperasi sebagai landasan dan acuan sebagai pokok utama dalam sistem perekonomian rakyat Indonesia. Adanya koperasi pun sangatlah diimpikan untuk dapat banyak berperan aktif demi  merealisasikan kesejahteraan serta kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Akan tetapi, pada era globalisasi ini peran adanya koperasi belum memberikan hasil positif, bahkan tak banyak yang menyebutkan telah terasa asing saat ini serta apakah tetap yang akan menjadi salah satu dari badan usaha yang memiliki khas demokrasi dan menjadi milik oleh orang perorang dalam satu kumpulan, bukannya jumlah modal yang disetor seperti badan usaha lainnya. Padahal Koperasi diharapkan menjadi soko guru perekonomian nasional.

      Tampaknya pembinaan Koperasi saat ini belum banyak membawa perubahan dan masih terobsesi kepada pembinaan pola lama dengan menekankan kegiatan usaha tanpa didukung oleh SDM yang kuat dan kelembagaan yang solid, upaya pembinaan terasa setengah hati, akibatnya kegiatan Koperasi seperti samar-samar keberadaannya, tidak ada lagi Koperasi baru yang tumbuh bahkan ada Koperasi yang dulu besar semakin surut keberadaannya. Hal tersebut mungkin menjadi salah satu penyebab mengapa koperasi yang berjalan semakin samar atau tidak terlalu terdengar lagi keberadaannya. Perbedaan kualitas SDM-nya yang tidak merata antara diperkotaan dan pedesaan dimana di perkotaan lebih perdiutamakan pada Koperasi distribusi, disamping itu juga Koperasi produksi, sementara  di pedesaan pembinaannya memerlukan perlakuan khusus jika dibandingkan dengan dikota, jadi utamakan di pedesaan dikembangkan Koperasi Produksi disamping memberikan lapangan pekerjaan dapat pula mencegah urbanisasi.

      Keanggotaan koperasi bersifat terbuka dan sukarela. Terbuka artinya anggota koperasi terbuka bagi siapa saja sesuai dengan jenis koperasinya. Sukarela artinya keanggotaan koperasi tidak atas paksaan. Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Sesuai dengan pengertian koperasi bahwa koperasi merupakan kegiatan ekonomi yang berasaskan kekeluargaan. Maka tujuan utama koperasi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

      Keuntungan koperasi bisa diperoleh antara lain dari laba penjualan dan jasa peminjaman. Meskipun koperasi tidak mengambil laba penjualan atau jasa peminjaman yang besar. Namun apabila koperasi berjalan dengan lancar keuntungan koperasi pun bisa menjadi besar pula. Keuntungan koperasi akan dikembalikan kembali kepada anggota sebagai SHU (Sisa Hasil Usaha). Tentu saja setelah dikurangi biaya-biaya operasional. Pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha ini dibagi secara adil sehingga tidak ada yang dirugikan.
      Jadi kesimpulannya Koperasi Sebagai Sokoguru Perekonomian Indonesia berarti bahwa koperasi sebagai pilar utama dalam sistem perekonomian nasional. Dengan tujuan utama koperasi yaitu meningkatkan kesejahteraan anggotanya koperasi dapat menjadi penyangga dalam perekonomian anggotanya. Walaupun disamping itu banyak yang menganggap bahwa keberadaan koperasi terlihat samar dikarenakan apakah badan koperasi ini masih dimiliki oleh perorangan ataupun unit usaha yang dalam pelaksaannya banyak terjadi keganjilan. Tetapi kenyataannya koperasi dapat memberikan manfaat manfaat yang luar biasa yaitu dapat mengurangi pengangguran dan kemiskinan terutama di Indonesia. 

      Maka apabila suatu unit koperasi bisa dikelola dengan tepat, jelas, terbuka, dan sukarela dengan berasaskan kekeluargaan, koperasi yang berjalan akan dapat memenuhi tujuan utamanya. Peran pemerintah dalam mengembangkan koperasi ini juga tidak kalah penting. Mulai dari pemerintah yang dapat mendukung perannya dalam koperasi ini masuk ke berbagai kota-kota besar maupun daerah terpencil pun dengan pembinaan yang baik, dan jelas serta dapat dikelola dengan sangat baik niscaya Koperasi Sebagai Soko guru Perekonomian Indonesia tidak hanya sekedar pernyataan manis saja tapi itu benar-benar bisa dibuktikan.
    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

BAGAIMANA CARA MEWUJUDKAN KOPERASI YANG IDEAL?

    • Seperti yang kita ketahui persaingan koperasi masih sangat lemah. Beberapa alasan yang dikemukakan oleh para ekonom dan pemimpin bangsa ini. Sebagian mengatakan koperasi memang bukan badan usaha yang ideal untuk mencapai kemajuan, sebagian lagi menyatakan koperasi membutuhkan waktu untuk dapat mencapai tujuannya. Kita simpulkan, penerapan nilai dan prinsip koperasi menjadi hal yang fundamental untuk menganalisis kegagalan koperasi sebagai sokoguru perekonomian yang semestinya. Apakah prinsip dan nilai-nilai yang dipakai oleh perkoperasian nasional adalah prinsip dan nilai-nilai yang baik atau yang benar? Saya rasa kita harus mampu membedakannya. Dalam hubungan koperasi sebagai badan usaha yang didirikan dan memiliki kegiatan dimana anggota koperasi berfungsi sebagai pemilik dan sekaligus sebagai pengguna jasa koperasi, maka perlu kiranya dibuatkan landasan untuk menjamin kesejahteraan sosial dan ekonomi.

      Memang banyak model demokrasi ekonomi modern yang dianut oleh negara-negara di dunia. Dari model demokrasi koservatif, demokrasi liberal, maupun demokrasi sosial. Namun sebagai ciri khas yang melekat di dalam negara demokrasi kita sebagaimana disebutkan oleh Mohamad Hatta bahwa demokrasi kita adalah demokrasi cap rakyat dimana dasar demokrasi kita adalah berdasarkan pada kedaulatan rakyat. Rakyatlah yang berkuasa dan pemerintah sekali lagi musti bercermin dari hati nurani rakyat di dalam melaksanakan tugas-tugas pengurusan Negara. Perbedaan yang kemudian ditegaskan sekali lagi oleh Hatta bahwa dasar demokrasi kita bukanlah pada semangat individualisme yang justru akan memperkuat semangat liberalisme dan kapitalisme sebagaimana diajukan oleh JJ.Rousseau, tapi adalah pada semangat kebersamaan di dalam arti kolektivitas bukan dalam kesepadanan. Sangatlah perlu dicermati bila majunya suatu koperasi pada dasarnya ditentukan tiga hal.
      1. Tujuan dari dibentuknya koperasi itu sendiri. Tujuannya harus ideal, sesuai dengan keadaan yang dibutuhkan dan disepakati anggota.
      2. Komitmennya pengurus dan anggota terhadap hakekat koperasi, tujuan positif, peraturan dan pengembangannya. Dalam hal ini setiap pengurus harus memiliki idealisme dengan dasar moral yang baik. Dengan idealisme itulah mereka akan memiliki komitmen yang baik terhadap perkoperasian.
      3. Profesionalismenya pengurus dalam pengelolaan koperasi (manajemen) dan membaca tuntutan zaman yang ada.



      BAGAIMANA CARA MEWUJUDKAN KOPERASI YANG IDEAL?

      Koperasi sebagai hal yang prinsip dan membedakan dengan bentuk usaha yang kapitalis adalah bahwasannya koperasi adalah kumpulan orang dan bukanlah kumpulan modal. Modal bukan penentu tapi adalah pembantu. Kepemilikan koperasi sebagai ciri khas adalah bahwa menjadi anggota koperasi berarti secara otomatis juga menjadi pemilik dan juga pelanggan. Sebagai pemilik tiap-tiap orang memiliki hak yang sama dalam pengambilan keputusan dan pengawasan dilakukan oleh seluruh anggotanya dalam suatu mekanisme yang demokratis. Beda dengan bentuk usaha yang kapitalis bahwas koperasi itu berorientasi manfaat baik dalam arti nominal maupun pelayanan. Bukan pada orientasi keuntungan yang besar-besarnya bagi orang-seorang yang kemudian dipastikan akan menjadi alat penindasan karena sebagi sifat dasar manusia yang serakah dan ingin menguasai orang lain.

      Pengelolaan koperasi didasarkan pada bentuk partisipasi aktif anggota-anggotanya. Balas jasa diberikan sesuai dengan besarnya kontribusi yang diberikan secara adil dan merata bagi tiap-tiap anggotanya. Bahkan demikian bagi yang non –anggota perlu juga diberikan keuntungan dari besaran transaksinya sebagai upaya promosi. Para karayawan yang berkerja pada koperasi pada prinsipnya juga adalah pemilik. Sehingga dalam suatu pelaksanaan fungsi dan tugasnya karyawan akan diharapkan pada bentuk pertangungjawaban moral, social dan intelektual. Sehingga yang terjadi adalah bahwa tiap-tiap karyawan akan merasa bertanggung jawab atas usaha layanan yang diperlukan bagi anggota keseluruhan. Di dalam koperasi bentuk pelanggaran atas system pengupahan yang tidak daapt memberikan arti kesejahteraan bagi karyawan tidaklah boleh terjadi dan ini hal yang prinsipel. Pengaturan koperasi pada intinya sangat ditentukan oleh peran aktif dari anggota-anggotanya dan anggota-anggota koperasi pulalah yang menjalankan segala kesepakatan yang mereka ambil sendiri.

      Koperasi itu bukan disusun atas dasar suku, agama, ras, golongan, politik, ataupun stratifikasi social. Sehingga perlu kita sadari bersama bahwasannya koperasi itu adalah alat ekonomi rakyat yang bebas dan tidaklah tertutup, koperasi itu bukanlah ikatan-ikatan primordialisme. Dalama arti koperasi itu bukanlah anggota yang tertutup (esklusif) hanya untuk kelompok santri, kelompok pegawai negeri, kelompok petani hingga kelompok mahasiswa tapi menjadi anggota koperasi itu adalah bebas, sukarela dan terbuka. Bebas artinya bahwa untuk menjadi anggota koperasi itu bebas keluar dan masuk dengan sistem yang telah disepakati. Hal ini didasarkan pada suatu prinsip bahwa tiap-tiap individu itu berhak secara bebas untuk menentukan nasibnya sendiri bukan oleh orang lain ataupun institusi apapun. Sukarela dimaknai bawasannya menjadi anggota koperasi haruslah merupakan kehendak secara sadar dari manfaat serta nilai tambah yang apa yang hendak didapatnya dari kerjasama yang dilakukan berdasarkan prinsip non-diskriminatif.

      Koperasi itu disusun dari seluruh kemampuan rakyat dan sumber-sumber daya yang dimilikinya. Selemah apapun rakyat kita pastilah memiliki daya beli sehingga proses yang perlu adalah membangun kesadaran dan sifat pemerintah menstimulir dan memfasilitsi bagi terbentuknya kreatifitas bagi masyarakat untuk menyakinkan diri bahwa berkoperasi itu dapatlah menjadikan sebagai cara untuk menolong diri sendiri. Sehingga pada akhirnya gerakan dari bawah dari, oleh dan untuk masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan daya beli dan sekaligus perbaikan kualitas sumber daya manusia akan tercapai.

      Di dalam berkoperasi wujud plurarisme haruslah dijadikan model untuk saling memacu dan memotivasi antara yang satu dengan yang lainnya. Perbedaan kemampuan dan ketrampilan di koperasi itu justru seharusnya dijadikan sebagai bentuk aktivitas yang saling mendukung antar yang lemah dan kuat, antara yang bodoh dan yang pintar dan atara yang masih miskin ketrampilan untuk belajar banyak dari yang telah mahir. Hidup di dalam koperasi itu penuh perlombaan dan bukanlah persaingan yang saling mematikan dalam suatu hubungan yang harmonis. Sehingga terciptanya masyarakat koperasi akan menjadikan hubungan manusia global.
    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

KESIAPAN KOPERASI ERA GLOBALISASI

    • Siapkah Koperasi di Era Globalisasi mendatang?

      Globalisasi benar-benar mengubah dunia menjadi desa besar (global village) dengan arus barang, jasa, uang dan tenaga kerja yang hampir tidak ada batas antar negara. Sehingga konsekuensi logis yang muncul, koperasi menghadapi pesaing yang lebih banyak bukan saja perusahaan lokal dan nasional, tetapi perusahaan dari segala penjuru dunia. Dengan begitu, tak bisa dipungkiri lagi, koperasi harus mencari format, konsepsi dan praktek manajemen baru yang relevan dengan situasi globalisasi. Sebab jika tidak bisa mengikuti standar baru, koperasi akan menemui kesulitan dalam perkembangannya. Karenanya, koperasi perlu menganalisis pasar, mengenali peluang, memformulasikan strategi pemasaran, dan mengembangkan taktik serta tindakan spesifik. Namun yang patut menjadi perhatian adalah koperasi mutlak memberi pelayanan yang konsisten dengan visi, misi dan tujuan yang diformulasikan bersama.

      Dengan format baru yang dinamis, koperasi menjadi adaptif dan tidak terasing dari kancah internasional, atau bahkan tidak tersingkir dari gelanggang persaingan pasar yang mendunia, free trade. Misalnya dengan mengadopsi sistem kualitas yang berlaku internasional seperti ISO 9001 (desain pengembangan, produksi, instalasi dan pelayanan), ISO 9002 (produksi dan instalasi), ISO 9003 (inspeksi dan pengujian akhir) serta ISO 9004 (industri jasa). Namun demikian, prinsip, karakteristik dan identitas koperasi yang mengindonesia harus dipertahankan. Meminjam istilah Boeke dalam teorinya,The Theory of Dualitic Economy, perekonomian Indonesia sejak zaman kolonial ditandai dua kutub bersamaan: sektor modern dan tradisional. Dari aspek tradisional, corak koperasi Indonesia perlu dipertahankan untuk kemudian disenyawakan dengan aspek modern yang menjadi karakter globalisasi. Sehingga sintesa yang dihasilkan mampu menjadi koperasi tangguh, mampu menjawab tantangan globalisasi untuk membangun perekonomian negeri. Seperti dikatakan Ibnoe Soedjono (2000), “Koperasi yang setia pada jati dirinya, dan justru karena itu, berhasil menjawab tantangan globalisasi.”

      Peluang
      Sebagai fakta tak terbantahkan, globalisasi tidak harus disambut negatif. Karena pada taraf tertentu, globalisasi justru menghadirkan peluang besar bagi kemajuan koperasi. Misalnya persaingan global dihadapi secara kreatif menjalankan usaha dengan optimalisasi sumber daya, low budget high impact. Salah satunya dengan internet, koperasi bisa promosi dan memperluas pemasaran lintas negara secara murah.

      Joseph Stiglitz (2004) menjelaskan, gerakan koperasi lama memainkan peran penting dalam pengembangan pertanian dan agrobisnis dunia. Hal itu bahkan di Amerika, dipandang sebagai benteng ekonomi pasar (bastion of market economy). Stiglitz juga mencatat koperasi menjadi kunci proses pembangunan dan pusat perkembangan manajemen yang sukses. Di negara berkembang, koperasi di Bangladesh, misalnya, menyentuh kehidupan banyak orang dengan menyediakan pinjaman untuk pengembangan usaha baru.

      Negara-negara dunia yang sukses dalam mengurangi kemiskinan, di Asia Timur misalnya, memanfaatkan peluang yang ditawarkan globalisasi. Mereka menjual produk di pasar internasional, menyambut investasi dari seluruh dunia, memanfaatkan “teknologi global” untuk membuat langkah besar dalam menutup kesenjangan yang memisahkan industri maju dari negara-negara miskin.
      Di beberapa negara seperti Bulgaria, Guatemala dan Tanzania, memberi bantuan membangun koperasi-koperasi. Sementara negara seperti Indonesia, Pakistan, Vietnam dan Filipina, membantu menciptakan program sekolah gizi. Bekerja sama dengan The United Nations Public-Private Alliance for Rural Development, mereka membantu mempersiapkan desa binaan di Madagaskar. Melalui upaya global seperti ini, oleh Joseph Stiglitz dikatakan, koperasi mampu mengubah globalisasi menjadi kekuatan positif untuk membangun perekonomian negeri. Mendatang, dunia diperkirakan mengalami krisis energi yang luar biasa. Dunia mulai berpaling pada sumber energi alternatif seperti minyak biji jarak, singkong, aren, tebu, minyak sawit, dan berbagai tanaman yang melimpah ruah di Indonesia. Pada momen ini, koperasi harus turut ambil kesempatan sebagai bentuk keunggulan koperasi Indonesia dalam memasok kebutuhan energi dunia. Dan pada tahap ini, bukan mustahil koperasi menjadi mercusuar perekonomian negeri, kiblat dan soko guru perekonomian bangsa Indonesia yang sejati.

      Keberadaan beberapa koperasi telah dirasakan peran dan manfaatnya bagi masyarakat, walaupun derajat dan intensitasnya berbeda. Setidaknya terdapat tiga tingkat bentuk eksistensi koperasi bagi masyarakat. Koperasi dipandang sebagai lembaga yang menjalankan suatu kegiatan usaha tertentu, dan kegiatan usaha tersebut diperlukan oleh masyarakat. Pada tingkatan ini biasanya koperasi penyediakan pelayanan kegiatan usaha yang tidak diberikan oleh lembaga non koperasi atau lembaga tersebut tidak dapat melaksanakannya akibat adanya hambatan peraturan. Hal ini dapat dilihat pada peran beberapa Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dalam menyediakan dana yang relatif mudah bagi anggotanya dibandingkan dengan prosedur yang harus dilalui seseorang untuk memperoleh dana dari bank. Juga dapat dilihat pada beberapa daerah yang dimana aspek geografis menjadi kendala bagi masyarakat untuk menikmati layanan keuangan dari lembaga non koperasi yang berada di wilayahnya.

      Koperasi telah menjadi alternatif bagi lembaga usaha lain. Pada kondisi ini masyarakat telah merasakan bahwa manfaat dan peran koperasi lebih baik dibandingkan dengan lembaga lain. Keterlibatan anggota dan calon anggota dengan koperasi adalah karena pertimbangan rasional yang melihat koperasi mampu memberikan pelayanan yang lebih baik. Koperasi yang telah berada pada kondisi ini dinilai berada pada ‘tingkat’ yang lebih tinggi dilihat dari perannya bagi masyarakat. Beberapa KUD untuk beberapa kegiatan usaha tertentu diidentifikasikan mampu memberi manfaat dan peran yang memang lebih baik dibandingkan dengan lembaga non koperasi, demikian pula dengan KSP.

      Koperasi menjadi organisasi yang dimiliki oleh anggotanya. Rasa memiliki ini dinilai telah menjadi faktor utama yang menyebabkan koperasi mampu bertahan pada berbagai kondisi sulit, yaitu dengan mengandalkan loyalitas anggota dan kesediaan anggota untuk menghadapi kesulitan tersebut bersama-sama dengan koperasi. Sebagai ilustrasi, saat kondisi perbankan menjadi tidak menentu dengan tingkat bunga yang sangat tinggi, loyalitas anggota KSP membuat anggota tersebut tidak memindahkan dana yang ada di koperasi ke bank. Pertimbangannya adalah bahwa keterkaitan dengan KSP telah berjalan lama, telah diketahui kemampuannya melayani, merupakan organisasi ‘milik’ anggota, dan ketidak-pastian dari dayatarik bunga bank.

      Berdasarkan ketiga kondisi diatas, maka wujud peran yang diharapkan sebenarnya adalah agar koperasi dapat menjadi organisasi milik anggota sekaligus mampu menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan dengan lembaga lain. Jadi jelas terlihat bahwa Koperasi Indonesia masih sangat penting walaupun harus menghadapi era globalisasi dimana semakin banyak pesaing ekonomi yang bermunculan dari luar negeri dan walaupun seperti itu, koperasi masih sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, selalu berusaha mensejahterakan rakyat Indonesia.

      Jadi, koperasi tidak harus hilang berbaur atau mengikuti trend negara lain dan masih dapat berdiri dan menjalankan fungsi-fungsinnya selama ini.
    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

wajah koperasi saat ini

    • Koperasi merupakan badan usaha yang keberadaanya sering sekali kita jumpai di sekeliling kita dan tidak asing di telinga kita. Keberadaan koperasi di Indonesia saat ini sudah makin tenggelam dan dianggap sebelah mata. Padahal koperasi adalah alat penting untuk orang miskin dan rakyat yang lemah, sehingga ekonominya terbantu. Akan tetapi, apakah mereka memang benar-benar koperasi ataukah hanya  badan usaha yang menggunakan kedok koperasi saja? Kasus seperti ini juga tak asing bagi kita yang mengerti seperti apa badan usaha yang dinamakan koperasi. 

      Berbalik pada UUD 1945 pasal 33 ayat 1 yang menyatakan “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan.” Telah di katakan dalam ayat tersebut bahwa perekonomian disusun atas azas kekeluargaan di mana koperasi beroperasi juga atas azas kekeluargaan yang bertujuan mensejahterakan anggotanya dan bukan berazaskan akan kepentingan individu atau badan usaha tertentu seperti pada realitanya yang sering kita temui. Misalnya, sebut saja badan usaha Z yang menamakan dirinya adalah sebuah koperasi simpan pinjam dan dalam kegiatan operasionalnya yaitu menghimpun dan menyalurkan dana mereka menetapkan bunga hingga 10% dari nominal dasar pinjaman. Jelas saja dapat terlihat bahwa badan usaha tersebut bukanlah sebuah koperasi. Koperasi tersebut merupakan badan usaha yang memiliki kepentingan untuk mendapatkan profit dengan cara memberikan bunga pinjaman sebesar itu kepada peminjam. Koperasi yang seharusnya adalah koperasi yang ingin mensejahterakan anggotanya/peminjam dan bukan mencekik sang peminjam dengan mengenakan bunga yang begitu besar kepada peminjam/anggota. Inilah salah satu koperasi yang dikatakan tidak aktif dimana secara umum pada saat ini koperasi mengalami kemajuan atau perkembangan yang sangat pesat.

      Namun seperti yang dicontohkan di atas, walaupun saat ini koperasi mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan namun bukan berarti tidak ada koperasi yang tidak aktif atau koperasi yang gulung tikar. Banyak hal yang menyebabkan koperasi-koperaasi di Indonesia mengalami kebangkrutan yang dikarenakan diantaranya yaitu kegiatan operasional tidak berdasarkan prinsip, nilai dan azas koperasi, buruknya manajemen koperasi baik manajemen keuangan maupun manajemen SDM serta minimnya partisipasi anggota akibat kurangnya pendidikan akan perkoperasian. Penyebab yang paling sering dialami koperasi-koperasi Indonesia adalah mengalami kurangnya modal usaha yang juga disebabkan oleh tidak disiplin administratif oleh anggota serta tidak adanya kemitraan yang dijalin oleh koperasi. Hal diatas diperkuat oleh data Laporan Dinas Koperasi dan UMKM tahun 2000 – 2010  yang dimana terdapat 88.930 koperasi aktif dan 14.147 koperasi yang tidak aktif pada tahun 2000 dan mengalami peningkatan pada tahun 2001 sebesar 89.756 koperasi yang aktif dan 21.010 koperasi yang tidak aktif. Berdasarkan data tersebut dapat kita lihat pertumbuhan koperasi yang aktif juga diikuti oleh peningkatan koperasi yang tidak aktif. Sangat disayangkan jika koperasi hanya bertumbuh secara kuantitas dan bukan secara kualitas.

      Strategi yang dapat dilakukan, baik bagi pemerintah khususnya Menteri Koperasi dan UMKM, anggota serta pengurus koperasi di seluruh Indonesia untuk agar memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan perekonomian Indonesia melalui cara-cara berikut, diantaranya:
      1. Penyediaan modal dan akses kepada sumber dan lembaga keuangan. Ditambah dengan pemberian kemudahan (bukan berbelit-belit) dalam mengurus administrasi untuk mendapatkan modal dari lembaga keuangan. Dapat juga melalui pengefektifan dan pengefisienan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah disediakan oleh pemerintah sebelumnya.
      2. Meningkatkan kualitas dan kapasitas kompetensi SDM. Melalui pendidikan dan pelatihan baik dilakukan oleh pemerintah maupun oleh koperasi atau UMKM itu sendiri. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas SDM, mereka perlu “dibangunkan” kembali mengapa mereka berada di koperasi, orang yang masih konsisten berusaha mengembalikan mindset orang yang  tidak aktif agar mereka mau berorganisasi khususnya koperasi berdasarkan asas dan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.
      3. Meningkatkan kemampuan pemasaran. Pemberian pendidikan mengenai pemasaran atau dengan cara membuka/merekrut tenaga profesional yang ahli dalam hal pemasaran.
      4. Meningkatkan akses informasi usaha.
      5. Menjalin kemitraan yang saling menguntungkan antar pelaku koperasi
      6. Melakukan/membuat program goes to goal, yaitu langsung ke tujuan atau sasaran. Dilakukan dengan cara memberikan bantuan baik modal, konsep, dan hal-hal yang dibutuhkan oleh koperasi atau dengan membidik para individu yang memiliki jiwa enterpreneur dan adanya manager investasi (meminjam istilah perbankan syariah dimana nasabah yang telah diberi pinjaman tetap terus mendapat pengawasn atau layanan prima dalam pengolahan dana yang ).



      Selama ini banyak orang ahli dalam bidang perkoperasian mengadakan seminar-seminar demi meningkatnya kualitas dan kuantitas, namun “efek” yang ada dari seminar tersebut tidaklah lama, hanya bertahan sebentar, untuk itu lebih baik mereka mencari langsung terjun ke lapangan untuk mencari orang-orang yang benar-benar serius dibidang perkoperasian dan jika dilihat potensi usahanya bagus segera dipinjami dana dalam rangka mengembangkan usahanya. 

    • Posted by Unknown
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

Mahasiswa Gunadarma

Mahasiswa Gunadarma
Universitas Gunadarma

Labels

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

- Copyright © 2013 Ajeng Setia Ningrum Hasibuan - Oreshura - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -